Membantu instansi kampus dalam menyeleksi pendaftar beasiswa KIP Kuliah secara objektif, akurat, dan tepat sasaran berdasarkan analisis data multidimensi.
Mulai MendaftarSistem Pendukung Keputusan (SPK) ini dikembangkan oleh Tim Student Grant 2025 UNIMED untuk meminimalisir bias subjektif dari pihak kampus dalam menentukan penerima beasiswa. Sistem ini secara cerdas mengkombinasikan metode pembobotan AHP (Analytical Hierarchy Process) dengan perankingan TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution) guna memastikan kuota KIP Kuliah diberikan kepada mahasiswa yang paling layak secara kondisi ekonomi maupun riwayat akademik.
Metode AHP digunakan untuk menghitung bobot dan tingkat prioritas antar kriteria. Sistem memastikan validitas dan konsistensi penilaian dari pakar.
Metode ini mencari alternatif terbaik yang memiliki jarak terpendek dari Solusi Ideal Positif ($A^+$) dan jarak terjauh dari Solusi Ideal Negatif ($A^-$).
Pengumpulan data historis pendaftar KIP Kuliah sebagai dataset awal.
Pakar mengisi matriks AHP untuk mendapatkan bobot kriteria yang valid.
Implementasi TOPSIS mengevaluasi matriks alternatif.
Validasi akurasi sistem terhadap keputusan manual kampus.
Universitas Negeri Medan
Sumatera Utara, Indonesia
studentgrant@unimed.ac.id
Admin SPK KIP-K